2000 pejuang Sunni yang dilatih Turki bergabung dalam ofensif Mosul

10120

Sekitar 2.000 pejuang yang dilatih oleh Turki bergabung dalam ofensif Mosul

Mosul, Irak

Pasukan yang dilatih Turki berpartisipasi dalam operasi militer untuk merebut kembali kota Mosul di utara Irak dari organisasi teroris Daesh, mantan gubernur Mosul menyatakan pada hari Senin.

Atheel Nujaifi, yang juga komandan Nineveh Guards, yang dilatih oleh militer Turki di Bashiqa kamp, mengatakan sekitar 2.000 pejuang Sunni telah bergabung dalam ofensif dan mereka bergerak bersama pasukan Peshmerga Kurdi.

Pasukan Irak mulai bergerak ke Mosul pada Minggu tengah malam, untuk merebut benteng terakhir Daesh di Irak utara.

Dalam pernyataan di televisi, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan hanya tentara dan polisi Irak yang akan berada di kota.

Pemerintah Daerah Kurdi (KRG) juga mengatakan operasi simultan telah dimulai terhadap Daesh dengan partisipasi pasukan KRG Peshmerga.

AS bersama jet koalisi juga mendukung pasukan Peshmerga dalam kampanye anti-Daesh, katanya.

Desember lalu, Turki mengirim 150 tentara dan sekitar dua lusin tank tempur ke Bashiqa, terletak 12 kilometer (7.5 mil) timur laut dari Mosul.
Ankara dan Baghdad terlibat konflik tentang kehadiran pasukan Turki di sana.

Turki khawatir bahwa partisipasi milisi Syiah – yang diandalkan oleh tentara Irak di masa lalu – dalam serangan Mosul akan memicu ketegangan sektarian dan memicu eksodus pengungsi.

Ankara telah menegaskan bahwa hampir 3.000 pasukan suku Sunni yang dilatih oleh pasukan Turki di camp Bashiqa di pinggiran timur Mosul akan bergabung dalam ofensif anti-Daesh dan hanya polisi yang tetap berada di dalam di kota. Baghdad masih bertentangan dengan usulan itu.

Pada pertengahan 2014, Daesh merebut Mosul dan menyerbu wilayah luas di utara dan barat Irak.

Beberapa bulan terakhir, Daesh telah kehilangan sebagian besar wilayah tersebut. Namun demikian, kelompok teroris masih menguasai beberapa bagian negara, termasuk Mosul.

Anadolu Agency

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY