1000 warga Turki dan Muslim di AS memprotes kudeta 15 Juli

792

Hampir 1.000 pengunjuk rasa pada hari Minggu berkumpul di Boston, Massachusetts, untuk menunjukkan protes terhadap upaya kudeta mematikan baru-baru di Turki.

Para pengunjuk rasa berkumpul di taman Boston Common untuk menuntut AS mengekstradisi Fetullah Gulen, yang menurut laporan Ankara relah mendalangi dan memimpin usaha penggulingan pemerintahan yang dipilih secara demokratis.

Pemerintah Turki baru-baru ini telah mengajukan permintaan ekstradisi resmi ke AS

Kerumunan warga AS asal Turki dari Massachusetts, Connecticut dan Rhode Island, serta warga negara Azeri, Ahıska Turki, dan Muslim dari seluruh dunia meneriakkan dan membawa spanduk dalam bahasa Turki dan Inggris yang mengatakan, “Kami berdiri dengan Turki”, “Obama, harus mengekstradisi Gulen”, dan “Feto, Cukup dengan Pengkhianatan Anda terhadap Bangsa”, mengacu pada kelompok teroris yang dipimpin oleh Gulen yang mendalangi upaya kudeta melalui oknum dalam militer.

Konsul Jenderal Omur Budak dari konsulat Turki di Boston mengatakan dia “bangga” dengan “berkumpulnya massa yang belum pernah terjadi sebelumnya” di Boston.

“Bersatu dengan teman-teman kami di sini dari semua lapisan masyarakat, menunjukkan dukungan kami untuk demokrasi, serta pemerintah dan lembaga-lembaga demokrasi kami,” kata Budak.

Upaya kudeta menyebabkan 246 orang terbunuh, cedera 2.100 orang dan telah mengakibatkan penahanan lebih dari 11.000 tersangka dalam 10 hari terakhir.

Demonstrasi serupa terhadap upaya kudeta telah diadakan di luar Gedung Putih, Times Square di New York, negara bagian Ohio dan di depan markas besar Gulen di Pennsylvania.

Daily Sabah

Berikan Tanggapan Anda...

comments

LEAVE A REPLY